Rabu dipagi hari pukul 9.30…q melangkahkan kaki untuk pulang ketempat kost q saat itu aq berada dikampus
q melangkah dengan santai..biasa sudut pandang gwa luas..dari kejauhan jarak sekitar 100 meter..
tatapan mata ku tiba-tiba tersentak dan tak bergerak lagi…ku melihat seorang wanita menggunakan jilbab biru panjang
subahannallah…wanita itu sangat cantik..dan ketika diriku dan dirinya berpapasan..aku tak berani memandangnya lama-lama..aku hanya menundukkan pandangan q..begitu juga dia..tanpa sadar hati ku berkata….
warna indah ke emasan
warna indah gemerlapan
pandangannya membuat ku terlengah
aku jadi terpesona
perasaan apakah ini ?
oh…matanya mempesonakan
derai jilbabnya seperti awan kelabu
keindahan yang tak pernah kulihat sebelumnya
aku lihat bidadari ini
dia membuat hatiku hidup kembali
apakah dia membuatku terpesona
Bunga-bunga akan bertebangan diterpa angin…
dan angin tidak peduli akan hal itu..
tapi bunga dalam hati tidak ada angin yang dapat menyentuhnya..
aku takut tuk memandang lagi karna hal itu akan terjadi zina mata..
akhirnya aku pun pulang…ya allah jauhkan hamba dari segala macam bentuk zina…amin
Filed under: curhat




























Wekekekekekek^^,,,
Insaf2 om^^,,,
Ini mah namanya zina mata^^, jangan engkau membuat yang seperti ini untuk dipublikasikan, sangat tidaG baek,,Jiah Hahahahahaha^^
KocaG om –b
^ HOam Hoax ngantuk nda mendangar amang kadut saikung nih mengomen…
Apalagi amank kadut yang sautingnya yang meulah tulisan..
Dasar kadut smuanya.
ea ea ea…feel inc..dtang
ah lu..diantara kami..lu kan paling kadut..
wkwkwkwkw ^^
hahahhaaha
kagak tau mo camant apa nich
bab dikau mengungkapkan isi hatimu
daku jadi binggung mo jawab apa
hehehe
salam kenal sobat
wkwkwkwkw…(^_^)v
salam kenal juga bro…
Assalamualaikum wr wb
makasih udah mamu mapir ke blog ku.
hmm…
pandangan pertama kan rejeki…
lalu tahan untuk pandangan kedua…
salut ma sikap dan keputusan yang di ambil…
biarkan Allah yang akan mengantar dia pada dirimu
walaikumsalam..
amin…^^
nice… nice…nice…
ni kunjungan balik bos… keep the fight yo
kok sama ya sama puisi aku yg udah lama aku tulis???
meskipun aku akhwat tapi di puisiku, menggunakan penggambaran tokoh yg sama…wanita berjilbab biru…
= kesamaan tokoh bukanlah kesengajaan =
peace dah ahh….
wkwkwkwkw…
tuch pengalaman sya langusng…
n kbtulan tu akhwat pke jilbab biru …
jjjiiaahhh….pengalaman langsung yah?
hehehe…
BTW, ntu akhwat udah didapet belum?
jangan2 lepas lagi…
jiiaaah…
jauh mimpi ku..hehehehe
tu akhwat subhannallah…cantik
mana berani saya berangan2 tuk dapetin tuh akhwat..hehehe
ehh…boleh tu…
kalau udah jodoh…awak pun ta’ bisa menolak kalau awak dapat dirinya kan?
boleh aja akhi gak berani berangan2…tapi maunya langsung nyata aja yah???
ana blum siap tuk mikirin akhwat sebelum hafidz quran…amin
ohh…mo hafidz dulu???
ana sendiri belum punya hafalan…masih belajar. berjilbab pun baru sekitar dua mingguan ini.
semoga Allah mengabulkan niat akhi…ana bantu doa aja dari jauh sini ^_^
Assalaamu’alaikum wrwb.
kunjungan balik nih akh.
usul nih, kalo emang jangkauan pandangannya jauh dan luas, kenapa tidak di antisipasi ketika akan berpapasan…
kan bisa terhindar dari melihatnya yang mempesona.
hati-hati, ulama salaf (saya lupa namanya) melihat betis perempuan tanpa disengaja, hafalannya langsung hilang 1 juz lho…
btw. keep istiqomah n jadi hafidz qur’an
oia, gimana ya nampilin asmaul husna – nya?
ana sudah coba copy skript-nya di widget tapi gambarnya tidak mau muncul.
jzklh
nice blog
walaikumsalam…
yah namax tidak sengaja..dan setelah itu kan langsung tundukan pandangan…ulama salaf itu imam syafi’i..
untuk asma’ul husna udah krim pas wordpressx ??
kunjungi ini aja biar mudah http://www.al-habib.info/
Assalamualaikum…..
balik berkunjung silahturahmi ke blog anda
wanita berjilbab….?
Insya Allah wanita muslimah…
Insya Allah wanita sholehah….
hanya dia dan Allah saja yang mengetahui
Wassalamualaikum……
ya, karena sejatinya rasa itu ada karena kita sendiri yang memunculkannya. tepatnya ruang terdalam di dalam diri kita. dan sejatinya rasa itu tidak ada muncul secara mendadak. apa yang terfikirkan saat itu, sebenarnya tanpa sadar pernah kita pikirkan beberapa jam, hari, minggu, bulan, atau bahkan tahunan lalu. namun lagi-lagi kita sering tak sadar bahwa kita pernah berfikir seperti itu. tapi dalam momen pertemuanmu dengan “dia-yang-belum-diketahui-namanya”, itu lebih kepada mindset. dan entah sadar entah tidak, mindset-mu tentang rupa seperti yang dimiliki sosok “dia-yang-belum-diketahui-namanya”, itu adalah sosok yang maybe desire u. kita berfikir itu cantik dan mempesona, karena dalam kepala kita sudah terpatri bahwa sosok yang cantik dan dapat memesona kita adalah yang seperti “berjilbab biru” itu.
seperti bagi sebagian orang, hitam dan gelap identik dengan aktifitas yang negatif. padahal belum tentu bagi sebagian lainnya. jadi sesuatu dikatakan hitam ataupun putih tergantung pada pemaknaan masing-masing kepala.
he…he…kok jadi berwacana gini ya…
PEACE!!!!!!!!!!!
tapi niatnya cuma satu, mau salam kenal
salam kenal, mas, akhi, pak De, akang, abang, or whoever u’re….
WalaikumslalamWrwb. Kunjungan balik, makasih dah bertandang ke blogku. Slam kenal
aswrwb, salam kenal juga. Memang kadang-kadang aneh aura dari akwhat itu untuk para ikhwan. Membuat ikhwan ingin menatap tapi tidak mampu menatap…^^
walaikumsalam…
hahahaha…setuju
Keinginan untuk menatapa lawan jenis, terlebih dia itu cantik adalah hal yang wajar, karena rasa semacam itu memang menjadi salah satu fitrah dalam diri manusia, yaitu kecenderungan untuk mencintai dan mengagumi lawan jenis.
Dan Islam telah memanage rasa atau fitrah tersebut dengan langkah suci,yaitu ghadul bashar.
semoga kita mampu mengaplikasikannya. Amien…
salam ukhuwah
Andai aku yang melihat wanita berjilbab itu,
aku ucapkan salam padanya, ta’aruf ke rumahnya, ku lamar dia, ku jadikan istri, mudah2an sholehah.
Sobat, aku pengagum wanita berjilbab juga lho..?..
nice
bagus2 nich
Wanita berjilbab biru

begitu menggetarkan hati
Buat tersipu saat beradu
wadu
aaaaaaaaah si pitaaaaaaaaaaak
lama di malang kecantol wanita lainnnnn
[...] Wanita Berjilbab Biru yang dulu kulihat dimana kau sekarang … [...]